Wednesday, November 27, 2013

Puisi Permintaan Maaf dari Dokter Indonesia



27 November 2013 pukul 15:41

PUISI PERMINTAAN MAAF
dari dokter Indonesia.
Barangkali inilah saatnya
Ketika langkah kita tak boleh berhenti begitu saja
Karena penguasa tak mau peduli
Ketika kita telah dikriminalisasi
Padahal telah bekerja sesuai standar profesi
Maafkan kami para dokter yang terluka
Kalau suatu hari nanti kami mau cuti bersama
Karena sudah terlalu letih kami bekerja
Melaksanakan profesi menyelamatkan nyawa
Dan meningkatkan kualitas hidup bangsa
Jangan bilang dokter mogok kerja
Bukankah cuti bersama boleh saja
Walaupun bersama sama seluruh Nusantara?
Dan jangan bilang ini arogansi semata
Karena kami juga manusia biasa
Ya, kami memang manusia biasa
Yang kecewa ketika diperlakukan tanpa rasa
Yang terluka ketika disiram kopi panas di wajah ini
Yang tak berdaya ketika dipenjara
Yang terhina ketika iklan bohong kesehatan dibiarkan merajalela
Padahal korban berjatuhan di mana mana
Maafkan kami kalau suatu hari nanti kami cuti bersama
Tetapi janganlah bingung dan kecewa
Karena kalian boleh datangi mereka
Yang mampu sembuhkan kanker payudara tanpa obat apalagi operasi
Yang sembuhkan kanker peranakan dengan ramuan asli
Yang sembuhkan AIDS dalam tiga bulan
Yang sembuhkan impoten dengan ramuan tanaman
Dan yang sanggup mengembalikan keperawanan
Sulit kami mengerti mengapa penguasa melakukan pembiaran
Padahal semuanya ini jelas penipuan
Sementara dokter terus ditekan
Dan akhirnya masuk rumah tahanan
Masih adakah di negeri ini keadilan dan kebenaran?
Akhirnya maafkan kami wahai para penguasa negeri ini
Karena walaupun kami tak kalah dengan dokter di luar negeri
Tetapi kami tak mampu mengatasi penyakit gemar korupsi
Sanur, Bali, 21 November 2013.


Prof DR dr Wimpie Pangkahila



laanjut »»  

Tuesday, November 26, 2013

Jeritan hati malaikat-malaikat penolong yang tak pernah takut borgol dan penjara


Saudaraku, beritahukanlah kepada kami para dokter, haruskah kami para dokter menolong orang yang tergeletak tak berdaya dipasar, dijalan, di mall ? Sedangkan kami tak punya izin praktek dipasar, dijalan, dan di mall-mall ?. Dan kami bukan malaikat ataupun Tuhan yang mampu menyembuhkan manusia. Orang-orang tak bilang terima kasih jika kami berhasil menolong mereka dari bahaya, tapi akan memenjarakan kami jika kami tak bisa menolong mereka (padahal angka harapan hidup mereka memang rendah)

Saudaraku, beritahukanlah kepada kami para dokter, apakah menolong orang menurut hukum itu salah ? Salahkan sumpah kami yang mengharuskan sumpah kami yang begitu menghargai pentingnya kehidupan.

Disaat kami menghadapi pasien dengan angka harapan hidupnya 25% jika dioperasi dan akan mati bila tidak dioperasi. Maka kami akan tetap melakukan operasi, bukan karena uang, tapi karena kami begitu menghormati kehidupan. Apakah itu salah wahai para saudaraku ?

Saudaraku, pikirkanlah betapa banyak yang akan hilang andai semua kasus gawat yang angka harapan hidupnya rendah tak kami tolong, maka pikirkanlah berapa banyak nyawa pasien gawat darurat yang hilang sia-sia karena tidak mendapat pertolongan ?

Sama halnya dengan sejawat kami dr. Dewa ayu sasiary prawani,Sp.OG , dr.Henry Simanjuntak,Sp.OG , dan dr.Hendi Siagian,Sp.OG yang menolong pasien gawat janin yang apabila tidak dioperasi (sesar emergensi) akan meninggal (baik ibu maupun bayi dalam rahimnya) tapi apabila dioperasi masih mempunyai harapan hidup (baik ibu maupun bayi dalam rahimnya). Saudaraku bila anda menjadi dokter apakah yang akan kalian lakukan Membiarkan pasien mati begitu saja ataukah tetap melakukan operasi ? Tanpa perlu takut borgol dan penjara.


Wahai saudaraku apakah tindakan tersebut menurut hukum salah ? Berapa kira-kira nyawa yang akan mati sia-sia bila ketiga sejawat tersebut diatas mencari aman dan takut penjara ?

#SolidaritasDokterMakassarMenggugat

 Foto: tolak kriminalisasi terhadap dokter indonesia !!!#pitahitamfoto 1 : aksi solidaritas seluruh dokter makassar di kejaksaan agung makassar sulawesi selatan, TOLAK KRIMINALISASI TERHADAP DOKTER INDONESIA !!!
foto 2 : sebelum aksi , HIDUP DOKTER INDONESIA !!!!!
laanjut »»  

** Nov 26 Tue 11:37 ** catatan kami dokter indonesia

Hari "Dino" Wahyu: Besok izinkan kami, sehari saja menjadi manusia biasa Perkenankan kami istirahat sejenak dari profesi dokter, Agar hati kami tenang Agar orangtua kami tidak bersedih Agar anak istri dan suami kami yang terenggut waktunya tidak merasa sia-sia Karena ikhtiar kami mengamalkan ilmu untuk sesama dan mencari nafkah dibalas dengan cacian, hujatan dan bahkan penjara...

Besok biarlah pak hakim yg menulis resep Biarlah pak jaksa yang melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik Biarlah pengacara yang periksa lab, penunjang dan mengoperasi Biarlah dukun yang melakukan sectio Biarlah orang pintar dengan kesaktiannya menyembuhkan semua sakit dan kutukan Biarlah petugas polisi yangg meredam amarah pasien dan keluarga Biarlah LSM yang memberikan consent dan argumentasi kepada keluarga kalau pertolongan yang diberikannya gagal

Semoga anda semua mampu menjalani apa yg kami lakukan selama ini...mungkin jauh lebih baik dan lebih mulia dari usaha kami selama ini yang anda hujat—Arie Kashmir-
laanjut »»  

Saturday, November 23, 2013

Selamat Tinggal (perpisahan)

Selamat tinggal sahabatku
Kepergianku hanya sementara
Namun perjuangan tidak kulupa,bersemadi di jiwa...

Ku masih perlukan bimbinganmu
dan kumasih perlukan pimpinanmu
dalam menuju keridhoan Ilahi.....,
Bantulah diri ini ya Allah..,
Restuilah perpisahan ini...,

Ukhuwah dipupuk berlandas keimanan
disulami dengan keikhlasan........
Tertawa berduka kita saling barsama
dalam menjalinkan silaturahim.

Air mata ditumpah jangan tapi taburkan doa dan keikhlasan
jua relakanlah perpisahan ini...,
semoga bertemu kembali.....,
ya ya Allah restuilah perpisahan ini....,


*penggalan puisi (lagu) saat perpisahan sekolah kami...
laanjut »»  

Semua Orang Suka

Semua orang suka melihat pantai
Biru menghampar air lautan
Sejauh mata memandang terlihat bening
Angin tanpa saputan awan
Sungguh mengagumkan

Tapi tidak tahukah, Kawan
Pantai terindah justeru ada di hati kita masing-masing
Biru menghampar air pemahaman
Sejauh mata mencerna terasa lega
Tanpa gumpalan benci dan cemas
Sungguh lebih mengagumkan

Semua orang suka melihat air terjun
Rimbun pohon di sekitarnya
Butir air terbang menerpa wajah
Begitu sejuk dan dingin

Semua orang suka melihat gunung
Hijau gagah berselimut kabut
Terasa alami dan bersahaja
Begitu kokoh dan mengagumkan

Tapi tidak tahukah, Kawan
Air terjun paling indah ada di hati kita
Gunung paling perkasa ada di hati kita

Mulailah perjalanan memahaminya
Bahkan kita bisa melihat pelangi sejuta warna di dalamnya

laanjut »»  

Pertanyaan : (bagaimana agar kita tahu)?!

Pertanyaan: "Bagaimana agar kita tahu cowok itu baik hatinya ?"

Jawaban: Banyak sekali caranya. Salah-satunya adalah, lihatlah cara dia memperlakukan Ibunya. Kalau dia bela-belain nungguin wanita lain, bela-belain hujan2an menjemput wanita lain, tapi disuruh ibunya satu hal saja yg sepele banyak alasan, jelas tidak. Kalau dia bela-belain ngasih hadiah, ntraktir makan, dsbgnya untuk wanita lain, tapi ngasih ibunya benda murah, sederhana saja nggak pernah, jelas tidak.

Laki-laki yang baik, selalu memuliakan Ibunya--bahkan kalaupun Ibunya berlaku jahat padanya.

***

Pertanyaan: "Bagaimana agar kita tahu cewek itu baik untuk kita ?"

Jawaban: Banyak sekali caranya. Salah-satunya (dan jelas ini hanya salah-satunya) adalah, lihatlah bagaimana dia menjaga kehormatan diri sendiri, dan kehormatan orang-orang di sekitarnya.

Kehormatan diri sendiri adalah tentang menjaga perasaan, berpakaian, berpenampilan, membawa diri, bergaul dan sebagainya. Kehormatan orang2 di sekitarnya adalah tentang meletakkan, menghargai dan memperlakukan orang lain, mulai dari cara bicara hingga sikap dan perbuatan. Kalau dia suka menunjuk2, menyuruh2, membantah sembarangan, jelas tidak. Kalau dia bahkan berpakaian saja tidak merasa penting, jelas tidak.

Jika wanita itu bisa menjaga kehormatan diri sendiri dan kehormatan orang2 di sekitarnya, maka dekat sekali dia dengan mampu menjaga kehormatan suami dan keluarganya kelak
laanjut »»  

Monday, October 28, 2013

Untukmu (?)

Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang yang entah siapa dan dimana saat Ini
Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati, karena kau ada di hatiku namun tidak nampak di mataku

Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat
ini masih ingin menunggumu, meski kau tak pernah
meminta untuk ditunggu dan diharapkan

Hati ini meyakini bahwa kau ada, meski entah di
belahan bumi mana

Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan
hidupku denganmu, di sini, di sisiku

Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya, aku akan
Berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintai-Nya

Sekalipun kita belum pernah bertemu, mungkin saat
Ini kita tengah melihat langit yang sama, tersenyum
menatap rembulan yang sama

Di sanalah, tatapanmu dan
tatapanku bertemu

---------

laanjut »»