Showing posts with label Picture of the day. Show all posts
Showing posts with label Picture of the day. Show all posts

Sunday, September 22, 2013

masjid JIN yang misterius itu ternyata benar2 ada :D


ini di Masjid tiban (tiba-tiba ada) atau yang lebih dikenal dengan masjid JIN.... nanti dilanjut deskripsinya deh laptop udah lowbat dan mati lampu hehee,,,,,

okee disambung yaaaa,
pada hari minggu kuturut ayah kekota, eh salah :p .
pada hari kedua lebaran idul fiitri 2013 bude kesayangan mengajak kami sekeluarga jalan-jalan ke malang, katanya sih mau ngasih liat masjid jin, aku dan ke4 saudaraku biasa aja soal ini gak banyak ngomong. manut ae :D

sepanjang perjalanan ke malang  bude dan ayah (sebutan kami ke pakde) bercerita  dengan sangat antusiasnya mengenai masjid jin. menggebu2 :D padahal kita gak terlalu paham .makin kesini kok jalanan makin sempit, kami menusuri jalan2 desa yang sepi dan lengang. moso' iyo ada masjid "megah" itu didaerah terpencil gini. makin lama kok makin penasaran yaaaaa, habisnya mobil ayah melewati jalanan kecil yang berbelok belok. duuuh padatlah perumahannya..... terus tiba-tiba dibalik pepohonan terlihatlah bangunan serba biru dari luar, masya Allah gede buangeeeet..... gak salah liat tuh beneran masjid ?di daerah kayak gini... jalanannya brooooo, mobil masuk 1 aja udh syukur banget....kucek-kucek mata.
. ternyata makin kesana makin banyak kita ngeliat mobil yang ngantri dan parkir....., eh halamannya luaaaas ? /?*&%%%$$# ?? hehe dan waaaowwww buanyak bnget pengunjungnyaaa, ini serius ? padahal dari luar tdi sueeeepi nya :p


foto diatas itu gak tau deh itu udah lantai keberapa. asli pol gak cuapek kamuu muter2 masjid ini
, yang ada bingung, bakalan terpukau deh sama arsitekturnya yang beda2 tiap lantai tiap sisi dan tiap sudut.
hmmm foto diatas ini kalo gak salah pigura waktu kita mau parkir gituuu, sebelum masuk ke wilayah masjid yang luas itu....


nah yang ini foto tampak depan sebelah kanan pintu masuk masjid, kalian perlu tahu masjid ini punya banyak sisi yang berbeda-beda arsitekturnya dn warnanya, tapi dari luar dominan biruuu sih :d

nah ini dilantai berapa hayooo ? haduuuh seperti yang sudah aku katakan, kalian gak bakalan ingat kalian sdh dilantai berapa saking takjub dan terpesonanya hanya selalu melihat ke kanan dan kiri atas bawah masjid dengan pandangan berbinar-binar, akuarium raksasa juga banyak disana, binatang2, tanaman2, bahkan kalian disuguhi makanan2 enak jika sampai di lantai sekretariat pondok, entah lantai berapa itu, dan perlu kalian tahu itu semua gak dipungut biaya alias gratis brooooo, pemerintah sempat menwarkan ke pemilik pondok untuk dijadikan objek wisata , tapi syangnya ditolak sama pemilik pesantren ini. mereka senang kalian bisa melihat keindahan islam dari sana tanpa pamrih. parkir juga gak bayar kok :p

 eh tadi aku nyebutin masjid itu pesantren yah.., nah sebenarnya ini masjid apa sih . pesantren apa masjid wisata yaaah ? penasaran ?

Disebut Masjid tiban karena Konon masjid yang sangat megah ini dibangun tanpa sepengetahuan warga sekitar, dan menurut mitos dibangun oleh jin dalam waktu hanya semalam. Namun, ketika desas-desus ini dikonfirmasi kepada “orang dalam”, dikatakan bahwa pembangunan masjid – yang sebenarnya merupakan kompleks pondok pesantren secara keseluruhan – semua bersifat transparan karena dikerjakan oleh santri dan jamaah. Bantahan dari “orang dalam” itu jelas sekali terpampang di depan meja penerima tamu dengan tulisan besar-besar, “Apabila ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah pondok tiban (pondok muncul dengan sendirinya), dibangun oleh jin dsb., itu tidak benar. Karena bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah.”
Pondok Pesantren tersebut konon mulai dibangun pada tahun 1978 oleh Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam, atau yang akrab disapa Romo Kiai Ahmad. Bangunan utama pondok dan masjid tersebut sudah mencapai 10 lantai, tingkat 1 sampai dengan 4 digunakan sebagai tempat kegiatan para Santri Pondokan, lantai 6 seperti ruang keluarga, sedangkan lantai 5, 7, 8 terdapat toko-toko kecil yang di kelola oleh para Santriwati (Santri Wanita), berbagai macam makanan ringan dijual dengan harga murah, selain itu ada juga barang-barang yang dijual berupa pakaian Sarung, Sajadah, Jilbab, Tasbih dan sebagainya.
Tak hanya unik, di dalam ponpes tersebut juga tersedia kolam renang, dilengkapi perahu yang hanya khusus untuk dinaiki wisatawan anak-anak. Di dalam komplek ponpes itu juga terdapat berbagai jenis binatang seperti kijang, monyet, kelinci, aneka jenis ayam dan burung.
Arsitek dari pembangunan ponpes ini bukanlah seseorang yang belajar dari ilmu arsitektur perguruan tinggi, melainkan hasil dari istikharah pemilik pondok, KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh. Karenanya, bentuknya menjadi sangat unik, seperti perpaduan timur tengah, china dan modern. Untuk pembangunannya pun tidak menggunakan alat-alat berat dan modern seperti halnya untuk membangun gedung bertingkat. Semuanya dikerjakan oleh para santri yang berjumlah 250 orang dan beberapa penduduk di sekitar pondok. Romo Kiai sudah mulai membangun pondok dengan material apa adanya. Contohnya, waktu itu adanya baru batu merah saja maka batu merah itulah yang dipasang dengan luluh (adonan) dari tanah liat (lumpur atau ledok).
SEJARAH
Masid Turen merupakan sebuah pondok pesantren. Nama Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah adalah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah), yang terletak di Jalan KH. Wahid Hasyim Gang Anggur No.10, RT 07 / RW 06 Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang. Menurut salah seorang panitia, ponpes tersebut artinya segarane, segara, madune, Fadhole Rohmat. Rintisan Ponpes Bi Ba’a Fadlrah ini dimulai pada 1963 oleh Romo Kyai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam, atau yang akrab disapa Romo Kyai Ahmad.
Ponpes ini dibangun sejak tahun 1978 di areal seluas 4 hektare, dan kira-kira baru 1,5 hektare dari luas tanah itu yang digunakan untuk bangunan utamanya. Arsitektur bangunannya sangat menawan. Sangat serius. Ini terlihat di setiap detail ornamennya. Benar-benar tak disangka, jika di sebuah desa kecil Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang berdiri sebuah bangunan yang arsitekturnya yang bisa membuat hati berdecak kagum. Begitu datang ke sini, pengunjung akan disambut oleh sebuah wahana demi wahana, dari melangkahkan kaki untuk pertama kalinya di dalam bangunan pondok pesantren ini, sampai keluar. Dari tingkat pertama sampai dengan tingkatnya yang ke sepuluh.
Lebih dari itu, arsitektur yang dipakai bukan hasil ilmu dan imajinasi seorang arsitek yang handal. Tapi dari hasil istikharah si pemilik pondok, KH Ahmad Bahru Mafdlaludin Soleh. Bangunan ini tidak dapat diperkirakan jadinya, sekarang sudah 10 lantai dibangun, bisa jadi nanti ditambah atau bisa-bisa dikurangi. Karena semua tergantung istikharah Romo Kyai (Kyai Ahmad, pen.). Romo Kyai juga yang ngepaskan amalan-amalan. Mungkin karena itu, banyak berita bahwa bangunan ini adalah masjid tiban (tiba-tiba ada). Padahal ini bukan masjid tapi ponpes, Gus Alief (santri) berkata “tiap hari selalu datang pengunjung dari berbagai kota ke ponpes ini. Di buku tamu pun berbagai komentar tentang keindahan ponpes ini tertulis. Bahkan, tak jarang ada yang mengaku tersentuh hatinya ketika memasuki sebuah ruang. Tiap orang berbeda.”
Sejak tahun 1978, Kyai Ahmad murid Kiai Sahlan di Sidoarjo ini memilih Turen untuk mendirikan ponpesnya. Sejak itulah, dengan dibantu oleh para santrinya, Kiai Ahmad memulai pembangunan ponpes dengan alat pertukangan sederhana dan proses belajar sendiri. Jadi jangan heran kalau akhirnya santri-santrinya punya spesialis ketrampilan. Santri Kiai Ahmad sekarang ada 32 yang sudah berkeluarga dan tinggal di sini. Jadi bisa dihitung tambahan santrinya. Sedang yang belum berkeluarga ada 37 orang. Semua santri itulah yang menjadi tukang sekaligus mandor bangunan ini. Mereka bekerja tidak menggunakan alat-alat berat modern. Semua dikerjakan sendiri.
Dengan belajar langsung dalam pembangunan ponpes inilah para santri diajar mengaji kehidupan sehari-hari. Mereka yang sudah berkeluarga pun yang belum akan memiliki peran sendiri-sendiri Di ponpes ini, orang bertabiat A sampai Z ada. Di sinilah mereka tersentuh hatinya. Dengan ikut berpartisipasi ini mereka mengamalkan ajaran cinta bukan pahala.
Harus diakui, lamanya proses pembagunan ponpes ini mengisyaratkan perlunya kesabaran dan keikhlasan. Tiap detil ornamen harus digarap dengan sabar dan teliti. Selain pekerjaan yang tak mudah itu, sebagai tukang, para santri juga bukan orang yang dibayar. Keikhlasanlah yang akhirnya menjadi oase di dalam hatinya. “Semua itu tentu saja sumbernya dari cinta. Dalam agama kita diajarkan itu semua. Dengan menjalani itu semua para santri membersihkan hatinya dari penyakit-penyakit hati. Kalau raganya yang sakit, datang ke sini maka yang disembuhkan adalah hatinya dulu,” urai Gus Alief. Sesudah itu semua, yang tak boleh dilupakan adalah ibadah syukur. “Ngibadah syukur tidak ada berhentinya. Yang tidak bisa, ya kita doakan saja.” Pungkas Gus Alief
ARSITEKTUR
Arsitektur bangunan yang mengagumkan dapat dilihat mulai pos depan masjid yang bergaya seperti candi hingga kompleks di dalam bangunan utama. Kubah-kubah bergaya India yang diukir tulisan Arab konon semua dikerjakan oleh santri pondok sendiri. Masjid ini terdiri dari 10 lantai yang dapat ditelusuri menggunakan lift atau tangga. Ornamen-ornamen ethnik dengan gaya Arab berlapis warna emas menghiasi dinding berbagai ruangan dan koridor. Di lantai dasar, bisa membeli aneka cinderamata untuk oleh-oleh. Sedangkan di lantai teratas, akan disuguhi pemandangan indah dari keseluruhan areal masjid.
Seni arsitektur yang sangat mengagumkan telah ditunjukkan ornamen-ornamen yang berada di tempat ini. Perpaduan gaya arsitektur Arab, India, China tampak terlihat dengan jelasnya. Dengan corak warna yang beragam membuat kesan bangunan sekilas bukan sebuah masjid. Sebenarnya ini adalah sebuah bangunan pondok pesantren. Terdapat salah satu ruang di sebelah kanan pintu masuk bangunan. Ruang tersebut nampak terdapat berbagai hiasan yang mirip sebuah penginapan. Baik hiasan yang tergantung di langit-langit ruangan maupun yang ditempelkan pada dinding ruangan. Bahkan, meja kursi yang terdapat di sana terbuat dari bahan kayu yang bentuknya sangat artistic.
Jika memasuki salah satu ruangan, di ruang tersebut akan terhubung oleh suatu pintu. Sehingga bisa memasuki ruangan yang lain, dimana tiap ruang mempunyai desain ruangan yang berbeda-beda. Jadi, kita tidak akan bosan memasuki ruang demi ruang. Dominasi desain ruangannya tidak jauh-jauh dari gaya kaligrafi. Kaligrafi dengan berbagai model, jenis, warna, bentuk, dan corak. Adanya salah satu jenis hiasan yang terdapat dalam salah satu ruang. Jam klasik ini tampak begitu bagus diletakkan di tengah-tengah ruangan. Ditempatkan di depan dinding yang bercorak kaligrafi dengan penataan yang sangat mengagumkan.
Bangunan pondok pesantren ini ada lift. Tidak begitu mengherankan jika di sini terdapat lift, karena bangunan ini terdiri 10 lantai. Meskipun belum sepenuhnya selesai dibangun, masih ada anak tangga ataupun jalan yang menghubungkan antar ruang atau antar lantai yang landai. Sehingga tidak merasakan naik ke lantai berikutnya. Jikalau merasa capai ketika berjalan, ada banyak tempat untuk beristirahat. Ada yang berupa kursi dari kayu jati dengan desain yang unik. Dan di salah satu ruang di lantai atas terdapat jenis ornamen yang menurut saya sangat bagus. Berupa kursi singgasana dengan hiasan warna kuning keemasan, simbol kemewahan nan anggun. Hiasan bergaya India dengan perpaduan rangkaian kaligrafi di beberapa bagiannya.
Juga terdapat gaya modern yang menghiasi berbagai ornamen yang ada di aksesoris maupun dinding-dinding bangunan ini. Ada kolam berukuran cukup besar, yang lengkap berisi ikan aneka ukuran di lantai bagian atas. Jenis yang terlihat saat itu adalah ikan koi, ikan emas, dan lain sebagainya. Adanya kubah-kubah yang berhiaskan semacam motif berwarna-warni yang semarak. Dimana di depannya diletakkan sejenis pohon kurma buatan. Yang unik, pohon kurma buatan ini terdapat lampu-lampu kecilnya, jika dinyalakan, akan tampak kelap-kelip. Yang lebih mengagumkan, di lantai atas lagi terdapat kebun jagung yang tumbuh subur. Juga terdapat semacam pekarangan yang disulap mirip kandang sebagai pemeliharaan beberapa ekor monyet yang sedang berlompatan ke sana-kemari.
Di bagian belakang adalah bangunan ponpes yang masih dalam tahap pengerjaan. Meski demikian, nampak anggun dan mewah unsur seni yang terdapat dalam ornamen-ornamennya. Di bagian dalam ada beberapa musholla. Untuk laki-laki terpisah dari musholla wanita. Di beberapa bagian musholla masih terlihat pengerjaan yang belum selesai, tapi sudah bisa digunakan. Meski belum selesai, beberapa kamera CCTV sudah terpasang di bagian dalam musholla. Yang unik adalah jalan menuju ke musholla ini dan tempat wudhu. Dengan suasana yang agak gelap, kita harus melewati beberapa lorong yang hanya cukup untuk dua orang saja. Bentuk lorong pun tidak selalu lurus, terkadang ada yang berbelok maupun malah menuju ke lantai yang lebih atas. Jika salah masuk lorong, dijamin tidak akan sampai ke musholla. Ini juga mungkin yang membuat ponpes ini unik dan menarik buat dikunjungi.
Luar bangunan jalan yang akan menuntun menuju tempat luar bangunan. Sebenarnya ketika ke luar menuju bangunan ini (di lantai atas) terdapat aneka kios yang menjajakan berbagai macam suvenir. Usai berjalan kembali sampai menuju ke lantai paling dasar, halaman bangunan ponpes ini. Dimana di bagian ini terdapat tempat peristirahatan yang lebih mirip bergaya kerajaan berwarna putih di hampir semua bagiannya. Tempat ini dibedakan tempatnya untuk pria dan wanita. Berbagai macam tempat duduk diletakkan disini. Sehingga kita bisa melepaskan penat usai "berkelana" di tempat ini sambil menikmati pemandangan pepohonan yang ada di sekitar. Aneka ornamen menghiasi dinding dan pilar-pilar yang terdapat di dalamnya. Sehingga kesan istimewa dan mewah patut disematkan di tempat ini. Sangat istimewa dengan segala pernak-pernik dan ornamennya. Perpaduan warna putih, biru, krem, kuning, dan lainnya terlihat sangat kompak dan padu.
Namun yang lebih unik lagi adalah di berbagai sudut ruangan tidak dijumpai kotak amal yang biasanya lazim di jumpai di salah satu sudut tempat peribadatan. Ketika berjalan menuju ke arah pintu ke luar, di salah satu sudut dindingnya terdapat kaligrafi berukuran besar yang "menempel" di sini. Ini adalah salah satu dari sekian banyak kaligrafi yang ada.
Di akhir kunjungan pengujung diminta mengisi pendapat tentang ponpes ini. Berbagai komentar pun ada, yang kebanyakan menyatakan kekaguman akan kemegahan dan kemewahan bangunan ponpes ini. Bahkan ada yang mengaku tersentuh hatinya ketika memasuki sebuah ruangan. Luar biasa. Yang menarik, setelah kita menuliskan pendapat, kita tidak ditarik uang sepeser pun. Ada satu papan yang didalamnya dipasang beberapa kliping berita di surat kabar tentang ponpes ini. Di situ juga ada semacam bantahan bahwa ponpes ini dibangun oleh bangsa jin.
TUJUAN UNTUK DIBANGUN
Masjid ini selain sebagai tempat ibadah juga sebagai pemersatu umat Islam dalam mengkaji Islam. Karena selain berfungsi sebagai masjid, tempat ini juga sebagai pondok pesantren yang berfungsi untuk mempelajari Islam secara dalam. Bangunannya yang indah dan megah membuat banyak orang yang datang untuk berkunjung ke masjid Turen ini. Mereka mengaggumi kuasa sang pencipta, karena atas hidayahnya yang telah diberikan kepada para pendiri dan masyarakat sekitar masjid ini dapat berdiri kokoh. Dengan adanya masjid itu, banyak masyarakat yang mendalami islam secara baik.




naaaaah yang ke malang, mampir yuuuk ke masjid ini :D dijamin setiap lantai menyuguhkan aroma penasaran yang berbeda-beda....



laanjut »»  

Tuesday, July 23, 2013

Hargai IBU setiap hari, bukan setahun sekali !

hmmmm, apa yah ? hehe. oke ayo mulai deskripsikan gambar kartun diatas. #kayaktugasmengarangdeh :p
Pertama kali liat gambar ini kalimat yang terlintas di pikiran kita adalah "waaah nyindir hari ibu ini " :p atau apa yang kalian pikirkan ? kalo aku sih "wah keren gambarnya " :D
ya tak apalah, setiap orang memiliki argumen yang berbeda-beda. Sebenarnya kalau mau dibilang ngapain harus ada hari ibu setahun sekali, emang kita hanya mengasihi ibu sehari doang ? emangnya kita baik-baikin ibu 24 jam aja ? mengingatnya sesederhana itu aja ?, dengan mengucapkan "selamat hari ibu, mom" bisa buat dia bahagia terus bilang "wah anakku perhatian banget :')" setelah itu hari-hari suram di masa-masa tuanya dilewati kembali dengan bermuram durja menunggu ucapan yang sama bakal diulangi lagi tahun depan. atau hanya menhadiahkan beliau barang-barang berharga hanya pada hari itu. Hei kamu anaknya bukan sih ? harusnya tiap hari dong kita buat dia bangga akan anaknya. bener yah kata pepatah "kasih anak sepanjang galah". btw galah itu berapa meter sih ?

Peringatan hari ibu ini menurut cerita yang beredar sih adalah kebudayaan bangsa barat. Di negeri paman sam disana ada satu kebudayaan yang dimiliki setiap keluarga yang terdiri dari ayah,ibu,anak yang mana ketika anaknya telah menginjak usia 17 tahun dia berhak hidup sendiri dan keluar lepas dari tanggung jawab ortu. Jadi ya terserah si anak ini mau tinggal dirumah atau dimana gitu, sama siapa dan mau berbuat apa. Dia telah BEBAS  !! Nah untuk menghargai sang ibu ini mereka sepakat membuat satu hari dimana semua pekerjaan harus ditinggalkan, hanya perlu ke rumah ibu, memberinya hadiah dan kangen-kangenan bersama orang yang telah membesarkan mereka selama 17 tahun itu.

Di Indonesia sendiri juga ngikut ambil tgl 22 desember, sebelumnya ada kongres besar dulu sih. Sebab pada tanggal itu yang terjadi adalah peristiwa berkumpulnya berbagai organisasi perempuan dalam Kongres Perempuan, yang diselenggarakan pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.Kemudia Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Bahkan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember ini sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959

berikut aku kasih deh asal usul hari ibu lain yang terselubung 

Pertama, hari ibu ini dipercaya bermula karena adanya budaya masyarakat Yunani kuno yang suka merayakan hari ini setiap musim semi untuk menghormati Rhea, ibu para dewa.

Kedua, bahasa Yunani untuk kata ‘meter’ ,ibu dari segala satuan. dan juga bahasa sanskerta ‘mantra’ bukan hanya berarti ‘ukuran’ tapi juga ibu.

Ketiga, Peringatan Hari Ibu di Indonesia diawali dari berkumpulnya para pejuang perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra dan mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. (ini udah diatas yah :p)

Keempat, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu yang telah melahirkan kita ke dunia.

Kelima, adapun penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Dan Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini (ini juga udah :p)

Keenam, misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama.

Ketujuh, pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung. Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1950. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.

Kedelapan, penetapan Hari Ibu juga diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.

Kesembilan, pada kongres di Bandung tahun 1952 diusulkan untuk dibuatnya sebuah monumen, setahun berikutnya diletakkan batu pertama oleh Ibu Sukanto (ketua kongres pertama) untuk pembangunan Balai Srikandi dan diresmikan oleh menteri Maria Ulfah tahun 1956. Akhirnya pada tahun 1983 Presiden Soeharto meresmikan keseluruhan kompleks monumen menjadi Mandala Bhakti Wanitatama di Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta.

Kesepuluh, di belahan dunia lainnya, peringatan Hari Ibu bukan tanggal 22 Desember. Di Amerika dan 75 negara lainnya, seperti Kanada, Australia, Jerman, Italia, Belanda, Malaysia, Singapura, Jepang, setiap pekan kedua di bulan Mei diperingati sebagai Hari Ibu. Sedangkan di sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah, peringatan Hari Ibu jatuh setiap tanggal 8 Maret.

hmmm, walau ada hari ibu di dunia ini gak perlu lebay hanya bilang i love you mom pada hari itu aja yah. Gak perlu muluk-muluk deh Ibu hanya ingin liat anaknya sukses dan "jadi orang" yang bener, kalaupun belum bisa menjadi apa yang dia inginkan setidaknya berusahalah semampunya merawat dan berbakti penuh padanya, yang dibawah telapak kakinya ada surga2 kita anak-anaknya :) . kamu semakin dewasa dan karir hidupmu melejit terus bekembang, sibuk sana sini, urus ini itu, tidak sadarkah engkau ayah ibumu semakin hari semakin tua ? tidakkah pernah kalian menghitung berapakah uban yang telah mereka miliki ? tidak pernahkan kalian melek tentang apa sebenarnya yang mereka inginkan di masa-masa tua mereka ? tentunya bukan cuman jadi "anak manis'' selama sehari bukan ?


ingatlah apabila MATA IBUmu sudah TERTUTUP, maka HILANGLAH satu keberkatan di sisi ALLAH SWT yaitu DOA SEORANG IBU


yang baca ini sampai akhir keren deh :p



tapi walau kamu keren gimanapun, masih lebih keren doa ibuku dong :P







#BuatUmmidiseberangPulau :p



laanjut »»  

Monday, July 22, 2013

Number One For me


Oke.., semua pada setuju kan kalo Ibumu adalah nomor satu di dunia ini ? masa iya nggak sih ? hehe..,gambar diatas adalah salah satu favoritku, terinspirasi dari salah satu lagunya maher zain taon lalu (2012). Pertama kali liat klip maher zain yang berjudul "Number One For Me" aku langsung nangis..., melting dan langsung rindu ummi. kalo lagi kangen sama ummi ditambah musik ini diputer, jangan ditanya deh. Lagu ini cocok juga buat aku dikala aku sama ummi lagi perang dingin (biasanya akibat salah paham seh) buru2 deh aku minta maaf. maklumlah aku dan ummi sejatinya adalah sahabat yang dimana satu sama lain suka iri,cemburu,dan tentunya ngambek jika salah satu diantara kami tidak diperhatikan. hehe.ucul yah : . lucu maksudnya #garing deh :p #biarin aje . berikut liriknya dan tentunya terjemahan lirik lagu "Number one for me" :D

I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I’m here for you
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net

For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it’s time for you to rise
For all the things you sacrificed

Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday

Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday

You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh oh
Number one for me

Now I finally understand
That famous line
About the day I’d face in time
Coz now I have a child of mine

Even though I was so bad
I’ve learnt so much from you
Now I’m trying to do it too
Love my kids the way you do

Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday

Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday

You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh oh
Number one for me

There is no one in this world
That can take your place
Oooh I’m sorry for ever taken you for granted

I will use every chance I get
To make you smile
Whenever I’m around you

Now I will to try to love you
Like you love me
Only God knows how much you mean to me

Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday

Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday

The number one for me
The number one for me
The number one for me
Oh oh
Number one for me


Waktu masih kecil aku  nakal
Banyak hal gila yang kulakukan
Dan banyak kubuat kau sakit hati
Ibu kini aku di sini untukmu

Untuk saat-saat kubuat kau menangis
Hari-hari kubohongi dirimu
Kini saatnya bagimu tuk bangkit
Untuk semua yang telah kau korbankan

Andai bisakuputar waktu
Andai bisa kuhapus semuanya, pasti akan kulakukan
Kan kuperbaiki semua kesalahanku padamu

Ibu, sekarang aku telah dewasa
Ini adalah hari yang baru
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Ibu, sekarang aku telah dewasa
Dan ini belum terlambat
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Kini akhirnya aku mengerti
Kata-kata bijakmu
Tentang masa yang akan kuhadapi
Karena kini aku sudah punya anak

Meskipun dulu aku sangat nakal
Aku telah banyak belajar darimu
Kini kan kucoba menirunya
Cinta anak-anakku seperti yang kau lakukan padaku

Andai bisakuputar waktu
Andai bisa kuhapus semuanya, pasti akan kulakukan
Kan kuperbaiki semua kesalahanku padamu

Andai bisakuputar waktu
Andai bisa kuhapus semuanya, pasti akan kulakukan
Kan kuperbaiki semua kesalahanku padamu
Ibu, sekarang aku telah dewasa
Ini adalah hari yang baru
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Ibu, sekarang aku telah dewasa
Dan ini belum terlambat
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Oh, oh, nomor satu bagiku

Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Kau tau, kau adalah nomor satu bagiku
Oh, oh, nomor satu bagiku



Tak ada seorangpun didunia ini yang bisa menggantikanmu
Oh, maaf, aku dulu tak begitu menganggapmu
Kan kugunakan setiap kesempatan yang kupunya
Untuk membuatmu tersenyum, kapanpun aku di dekatmu
Kini kan kucoba tuk mencintaimu seperti kau mencintaiku
Hanya Tuhan yang tahu betapa berarti dirimu bagiku

Andai bisakuputar waktu

Andai bisa kuhapus semuanya, pasti akan kulakukan
Kan kuperbaiki semua kesalahanku padamu

Ibu, sekarang aku telah dewasa

Ini adalah hari yang baru
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Ibu, sekarang aku telah dewasa

Dan ini belum terlambat
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Ibu, sekarang aku telah dewasa

Ini adalah hari yang baru
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Ibu, sekarang aku telah dewasa

Dan ini belum terlambat
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Nomor satu bagiku

Nomor satu bagiku
Nomor satu bagiku
Oh, oh, nomor sat
u





selesai :p . udah puas nyanyinya? atau jangan2 ?


Heiiii, jangan bilang kalian belum pernah dengar lagu ini ? hadeeeeh kemana aja -___-
laanjut »»